Kronologi Taruna STIP Tewas Dipukuli Senior, Perut hingga Ulu Hati Digebuk

Posted on

Amirulloh terjatuh karena perut, dada, serta ulu hatinya mendapat pukulan berkali-kali yang dilakukan bergantian‎. Pukulan terakhir diketahui oleh salah satu pelaku yang bernama Willy,” tutur Andre.

stip-08

Melihat Amirulloh tak sadarkan diri, tambah Andre, Willy mengatakan ke Amirulloh bahwa mereka sama-sama tinggal di Kecamatan Tanjung Priok‎. Saat itu, tubuh korban ambruk di dada Willy dan tak sadarkan diri.

“‎Pada pukulan terakhir, dilakukan oleh pelaku bernama Willy dan sambil berkata ‘Sama-sama Anak Priok, kok’. Tapi Amirulloh ketika itu tetap tak sadarkan diri.

Selanjutnya, oleh para pelaku bersama saksi lainnya di lokasi, menggotong tubuh Amirulloh ke tempat tidur. Para pelaku pun panik, dan selanjutnya langsung menghubungi seniornya yang di tingkat IV,” beber Andre.

Kapolsek Cilincing Kompol Ali Yuzron menambahkan, korban yang saat itu tak sadarkan diri, langsung dibawa oleh para pembina dan piket medis di STIP. Sekitar pukul 01.45 WIB, maut sudah merenggut nyawa Amirulloh.

“‎Mengetahui kondisi korban ini tidak bernyawa, setelah diperiksa dokter piket STIP, kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Cilincing.‎

“Sampai saat ini, masih kami dalami motif empat pelaku ini tega melakukan kekerasan terhadap juniornya. Kejadian ini, merupakan insiden yang ketiga kalinya, yang sebelumya terjadi di tahun 2012 dan di tahun 2013,” papar Ali.

stip-03

6 Tanda Luka Fatal

Ditemukan sejumlah luka di jenazah Amirulloh Adityas Putra (19), taruna STIP yang tewas dianiaya seniornya.

Informasi itu disampaikan Kepala Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Awal Chairudin, dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Bersambung ke halaman berikutnya …………………….

Incoming search terms:

  • wajah anak stip yang meninggal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *